Kartu Keluarga

Untuk memperoleh Kartu Keluarga (KK) :
Mengisi formulir permohonan biodata dengan melampirkan :
1. Surat Pengantar RT/RW
2. Kartu Keluarga Lama
3. Surat Pengantar dari Desa/Kelurahan
4. Surat-surat penting lainnya antara lain :
- Surat Nikah/Cerai
- Akta Kelahiran
- Ijazah Pertama sampai yang Terakhir
- Surat Keterangan Pindah bagi pendatang
- Surat Keterangan datang dari luar negeri bagi WNI yang baru datang dari luar negeri dan belum tercatat datanya.
- Surat Keterangan tinggal tetap/terbatas dari imigrasi bagi WNA

Perubahan Kartu Keluarga (KK)
Mengisi formulir permohonan biodata dengan dilampiri:
1. Surat Pengantar RT/RW
2. Kartu Keluarga Lama
3. Surat Pengantar dari Desa/Kelurahan
4. Surat-surat penting lainnya antara lain :
– Surat Nikah/Cerai
– Akta Kelahiran
– Ijazah Pertama sampai yang Terakhir
– Surat Keterangan Pindah bagi pendatang
– Surat Keterangan datang dari luar negeri bagi WNI yang baru datang dari luar negeri dan belum tercatat datanya.
– Surat Keterangan tinggal tetap/terbatas dari imigrasi bagi WNA
Setelah di proses dan dicetak dikantor Kecamatan Kartu Keluarga di Tandatangani Oleh Kepala Keluarga masing-masing dan diberikan surat pengantar dari kecamatan yang selanjutnya digunakan untuk proses tanda tangan Kepala Kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Kartu Keluarga (KK) Hilang/Rusak
Mengisi formulir permohonan biodata dengan dilampiri :
1. Surat Pengantar RT/RW
2. Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian setempat
3. Foto Copy Kartu Keluarga (KK)/Arsip Kartu Keluarga (KK) RT/Desa?Kelurahan/Kecamatan.
4. Surat Pengantar dari Desa/Kelurahan
Setelah dicetak dikantor Kecamatan Kartu Keluarga di Tandatangani Oleh Kepala Keluarga masing-masing dan diberikan surat pengantar dari kecamatan yang selanjutnya digunakan untuk proses tanda tangan Kepala Kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
 

Comments are closed.