Padat Karya Infrastruktur

SEKILAS KEGIATAN PADAT KARYA INFRASTRUKTUR PEDESAAN
PADAT PEKERJA DI KABUPATEN LAMONGAN

     I. Tujuan dan manfaat :

Kegiatan Padat karya Infrastruktur Padat Pekerja dana Tugas Pembantuan dari Direktorat Perluasan kesempatan kerja dan pengembangan tenaga kerja sektor informal Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Tahun 2013 merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan :

  1. Menekan angka penganggur, setengah penganggur dan masyarakat miskin;
  2. Memupuk rasa kebersamaan dan gotong royong masyarakat;
  3. Meningkatkan asesibilitas masyarakat terhadap pusat-pusat layanan social dasar;
  4. Meningkatkan kualitas dan kuantitas pengembangan masyarakat kearah yang lebih baik.

Program kongkrit berupa perluasan kesempatan kerja untuk masyarakat penganggur, setengah penganggur  dan masyarakat miskin yang berbentuk penciptaan lapangan kerja melalui kegiatan pembangunan padat karya infrastruktur padat pekerja sangat strategis karena manfaat yang didapat masyarakat antara lain :

  1. Terciptanya pekerja sementara yang dapat menambah penghasilan masyarakat ;
  2. Terbangunnya sarana dan prasarana infrastruktur pedesaan yang menunjang tumbuh kembangnya kegiatan ekonomi daerah ;
  3. Terbangunnya rasa solidaritas kegotongroyongan yang tinggi dimasyarakat.
  4. Meningkatkan daya beli masyarakat dan terciptanya perputaran keuangan di daerah.
  5. Mencegah masyarakat desa ber urbanisasi ke kota–kota besar

Pelaksanaan di Kabupaten Lamongan masih difokuskan pada kegiatan pembangunan jalan desa, untuk membuka desa terisolir dan memperlancar lalu lintas sosial ekonomi di 3 (tiga) desa.  Kegiatan padat karya infrastruktur melibatkan pekerja sebanyak 264 orang selama satu bulan, dan setiap pekerja  mendapatkan pembekalan dan perangsang uang kerja.


 II.  Lokasi Padat Karya Infrastruktur :

Lokasi Kegiatan padat karya infrastruktur di Kabupaten Lamongan Tahun 2013  dialokasikan di 3 desa yaitu  :

  1. Desa Moroyamplung Kecamatan Kembangbahu;
  2. Desa Talunrejo Kecamatan Bluluk ;
  3. Desa Sukorame Kecamatan Sukorame.

Penentuan lokasi didasarkan pada identifikasi dan survey lokasi oleh Tim Pelaksana Padat Karya Dinsosnakertrans Kabupaten Lamongan dengan Tenaga Kerja Sarjana (TKS) semula di 9 (Sembilan) Kecamatan masing-masing kecamatan satu desa  yaitu Desa di Kecamatan Sukorame, Bluluk, Kembangbahu, Babat, Sarirejo, Tikung, Kedungpring, Sugio dan Modo. kriteria yang diutamakan pada desa yang wilayahnya luas, Jumlah penduduk banyak penganggur, setengah penganggur, miskin dan desa yang terisolir, perekonomiannya belum maju serta Pemerintah desa kondusif, sanggup melaksanakan kegiatan yang telah diprogramkan, dari 9 kecamatan yang diidentifikasi dan survey diambil  3 ( tiga) Desa di sesuaikan dengan anggaran yang tersedia.

 perislilis0001

Kadis Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Lamongan  DR. Imam Trisno Edy. MM ketika memberikan pengarahan ke Camat Kembangbahu, Bluluk dan Sukorame serta Kepala Desa Moroyamplung, Talunrejo dan Sukorame.

III.   Pelaksanaan Padat Karya di Desa Moroyamplung :

Pelaksanaan padat karya infrastruktur padat pekerja di Desa Moroyamplung Kecamatan Kembangbahu untuk kegiatan pembangunan jalan desa ( rabat beton ) dengan Volume Panjang 381 meter x Lebar 3 meter dan Tebal 15 cm atau luas pekerjaan 1.143 meter persegi. Pekerjaan dilaksanakan secara swakelolah dimulai pada tanggal 18 Pebruari 2013 sampai dengan tanggal 18 Maret 2013, dengan memanfaatkan tenaga kerja setempat setiap hari berjumlah 88 orang, pelaksanaannnya dijadwal oleh Desa sehari kegiatan dibagi secara kelompok pagi dan kelompok malam  masing-masing kelompok bekerja selama kurang lebih 7 jam.

 perislilis0002

Warga  masyarakat  Moroyamplung   sedang  melihat  dan membaca Pengumuman Pelaksanaan Padat Karya yang ditempelkan didinding kantor Desa. Sebagai informasi awal yang memuat jumlah dana dan besaran uang perangsang pekerja serta volume pekerjaan yang harus diselesaikan, sebagai wahana sosialisasi untuk kelancaran pelaksanaan pembangunan infrastruktur pedesaan padat pekerja di desa moroyamplung.

perislilis0003

Foto Kondisi para pekerja sedang sibuk melaksanakan pengurukan  pemerataan jalan sebelum dicor dan mempersiapkan takaran untuk campuran adonan cor untuk diproses dimesin molen.

 IMG_5606

Gambar Kanan Petugas Lapangan Padat Karya (PLPK) dan Petugas Teknis secara tekun memberikan petunjuk dan pengawasan kepada pekerja agar pelaksanaan pembangunan jalan bisa berkualitas dan sesuai Rencana Anggaran Belanja.. .

 Foto1827

Untuk mendapatkan hasil yang baik campuran rabat beton terdiri  dari   1 Semen : 2 Kricak  : 3 pasir,  bawah dilapisi pelastik dan atas juga ditutup plastik sewaktu waktu hujan air bisa tertahan, pengurukan berem kiri kanan jalan menjadi tanggungjawab masing-masing KK setempat sesuai kesepakatan hasil rapat di Balai Desa Moroyamplung.    

 perislilis0006

Hasil kegiatan Pembangunan jalan rabat beton Infrastruktur Padat Pekerja lokasi 1,  gambar 100 % diambil dari timur ke arah barat ( sebelah bangunan sekolah ).

 perislilis0007

 Hasil kegiatan Pembangunan jalan rabat beton Infrastruktur Padat Pekerja lokasi ke 2,  gambar 100 % diambil dari  pertigaan jalan ke arah Selatan.

perislilis0008

Hasil kegiatan Pembangunan jalan rabat beton Infrastruktur Padat Pekerja lokasi ke 3,  gambar 100 % diambil dari  pertigaan jalan  ke Utara.

.perislilis0009

Hasil kegiatan Pembangunan jalan rabat beton Infrastruktur Padat Pekerja lokasi ke 4,  gambar 100 % diambil dari  perempatan jalan  ke arah Utara.

 IMG_5631

Kadis dan Kabid Penta Dinsosnakertrans Lamongan selaku penanggungjawab program dan kegiatan sedang meninjau hasil pelaksanaan pembangunan jalan rabat beton di desa moroyamplung, tampak dalam gambar jalan ditutup  sementara  agar mobil tidak masuk sampai menunggu jalan kering baru dibuka lagi.

V.  Pelaksanaan Padat Karya di Desa Talunrejo :

Desa Talunrejo Kecamatan Bluluk merupakan Desa yang mempunyai Wilayah luas, terdiri dari 6 (enam) dusun yaitu 1. Dusun Talun, 2. Dusun Gampeng, 3. Dusun Kayen, 4. Dusun Godog, 5 Dusun Majenon, 6 Dusun Suwaloh, Jumlah Penduduk sebanyak 3.369 jiwa, Jarak Desa ke Ibukota Kecamatan kurang lebih 9 kilo, Desa ke Ibukota Kabupaten kurang lebih 59 km. kondisi jalan antar desa antar dusun banyak yang rusak. Permasalahan yang dihadapi kepala Desa Talun rejo, Bpk Sutikno,  untuk membangun jalan secara keseluruhan dibutuhkan biaya yang tidak sedikit, sementara swadaya masyarakat  terbatas karena keadaan sosial ekonomi masyarakat yang kurang menunjang, dan rata –rata penduduk di Desa Talunrejo bekerja sebagai petani  dilahan  pertanian tadah hujan, setelah musim banyak pekerja setengah penganggur , agar tetap bisa menyambung hidup biasanya para pemuda pergi kota- kota besar mencari pekerjaan sebagai buruh tukang, pekerjaan  kasar,  karena sebagian besar tidak memiliki keahlian bekerja yang professional, dan rata – rata lulusan SMA.

perislilis0011

Mobil Tim Pelaksana Padat Karya sedang menuju lokasi kegiatan terhalang karena menancap ketanah  ( Kecelep ), tampak gambar mobil dinsosnakertrans lamongan sedang didorong mundur masyarakat, lobang bekas diuruk agar bisa jalan lagi  kelokasi kegiatan.

perislilis0012

Kegiatan padat karya kondisi awal dilaksanakan pengurukan pedel untuk pemerataan  dan memperkeras jalan yang akan dibangun. Pengurukan pedel landasan rata-rata antara 15 cm sampai dengan 20 cm, bau pengurkan pasirurug.

perislilis0013

Gambar dimulainya Pemasangan kanstin ukuran 40 x 20 x 10 cm pembangunan jalan paving stone,   kegiatan diutamakan memilih bahan yang berkualitas pabrikan K.300.

perislilis0014

Petugas lapangan Padat Karya (PLPK) sedang memastikan lebar jalan yang dibangun, mengukur sesuai dengan RAB yaitu Lebar 3 meter ketebalan paving 8 cm., Kesibukan para pekerja untuk menata paving stone yang telah tersedia .

 perislilis0015

Gerakan pembangunan jalan pavingstone di Desa Talunrejo, akan meningkatkan alur transportasi yang baik dan mudah serta mempermudah  transportasi hasil pertanian.

perislilis0016

Petugas lapangan Padat Karya  sedang memberikan  petunjuk pada pekerja agar pemasangan paving lebih dirapatkan sehingga hasilnya lebih baik dan Masyarakat pengguna akan puas karena kualitas penataan paving rata, dan mengharap agar bau jalan diupayakan ada kesadaran dari masyarakat untuk melaksanakan gotong-royong melebarkan bau jalan minimal satu meter.

Pelaksanaan padat karya infrastruktur padat pekerja di Desa Talunrejo Kecamatan Bluluk, berupa kegiatan pembangunan jalan desa Paving Stone sesuai perencanaan dan permintaan masyarakat pada acara  pembekalan kegiatan padat karya dan proposal yang diusulkan,  yaitu Volume Panjang 300 meter x Lebar 3 meter dan Tebal paving 8 cm, pengurukan pasir setebal 15 cm sehingga kondisi jalan bias kuat dan pekerjaan dilaksanakan secara swakelolah. dengan memanfaatkan tenaga kerja setempat setiap hari berjumlah 88 orang, pelaksanaannnya dikoordinir oleh panitia pembangunan desa setempat.   Kegiatan padat karya dimulai sejak tanggal 18  Maret  2013 dan diharapkan sampai dengan tanggal 18 April 2013 sudah bisa selesai 100 % dan dapat dilewti oleh pengguna jalan.

IMG_5728

Foto hasil Kegiatan sebagian padat karya kondisi 75 %,

1. Pelaksanaan Padat Karya di Desa Sukorame  :

Desa Sukorame merupakan desa ibukota kecamatan, Jumlah penduduk  sebanyak 7.300 orang, sebagian besar penduduk bekerja di sektor pertanian dan banyak buruh tani, penganggur dan setengah penganggur.
Desa Sukorame terdiri 10 dusun yaitu :
  1. Dusun Sukorejo ;
  2. Dusun Balongrejo ;
  3. Dusun Serut ;
  4. Dusun Broto ;
  5. Dusun Kutuk ;
  6. Dusun Merowo ;
  7. Dusun Jatenan ;
  8. Dusun Gebang ;
  9. Dusun Mojo ;
  10. 10. Dusun Sukorame;
  11. 11. Dusun Ngentok;
  12. 12. Dusun Bancang.

Dari banyaknya jumlah Dusun tersebut dibutuhkan biaya pembangunan jalan yang tidak sedikit, sementara swadaya masyarakat terbatas karena keadaan social ekonomi masyarakat yang kurang menunjang, rendahnya pertumbuhan ekonomi masyarakat dipedesaan berdampak kepada rendahnya daya beli masyarakat dan akhirnya akan meningginya angka pengangguran, Upaya pemerintah untuk pemerataan pembangunan dan peningkatan pendapat masyarakat di daerah, Kementerian Tenaga kerja dan Transmigrasi telah menetapkan program padat karya infrastruktur padat pekerja sebagai bantuan menciptakan pekerjaan yang dapat menambah penghasilan masyarakat, mengingat sebagian besar masyarakat desa sukorame mengandalkan pendapatkan pertanian tadah hujan.

Desa Sukorame Jumlah penduduk  sebanyak 8.500 orang, sebagian besar penduduk bekerja di sektor pertanian dan sebagian sebagai usaha kecil, tetapi masih banyak buruh tani,  setengah penganggur,

Pelaksanaan Kegiatan Padat Karya di Desa Sukorame telah dilaksakan  Sosialisasi dan pembekalan kepada pekerja  pada tanggal ….  Maret 2013 di Kantor Desa Sukorame. Dilanjutkan pengukuran lokasi dan pengambilan gambar 0 % telah dilaksanakan, untuk kegiatan fisik berupa pembangunan jalan paving stone, Volume pembangunan Panjang 253 meter x Lebar 2.5 meter x Tebal 8 Cm.  ( luas 633 meter persegi ).lokasi yang akan dibangun dari Dusun Sukorejo timur ke Dusun Sukorejo kulon tepatnya di RT. 15.  jumlah KK sebanyak  115 KK.

 IMG_5769

    Foto kondisi 0 % yang akan dibangun dengan dana Padat Karya tampak jalan sempit dan tidak terawat.

perislilis0020

Kondisi Jalan Lingkungan yang sempit  akan dilebarkan menjadi 2.5 m sehingga roda  4 bisa masuk ke Dusun Sukorejo kulon untuk mengambil hasil bumi/ pertanian.

perislilis0021

Kondisi gambar 0 %  jalan terlihat kecil ( 1 meter )  akan diperlebar menjadi 2.5 m. untuk memudahkan transportasi masyarakat.

Demikian sekilas kegiatan padat karya infrastruktur pedesaan padat pekerja di Kabupaten Lamongan Tahun anggaran 2013, sebagai upaya untuk mencapai pertumbuhan kesejahteraan sosial dan semoga penyediaan lapangan kerja dapat bermanfaat bagi masyarakat, penerima program padat karya mengucapan terima kasih untuk Direktorat Perluasan Dirjen Binapenta Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI.( Kasi Penta)

mengingat pertumbuhan angkatan kerja di Kabupaten Lamongan lebih cepat dari pertumbuhan kesempatan kerja, mari  bekerja secara arif  demi percepatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lamongan,  ( Kasi Penta ).

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>