mudik

HAL YANG SERING DIABAIKAN PEMUDIK

berikut hal – hal yang sering diabaikan oleh pemudik:

  1. Berkendara Tanpa Istirahat

Banyak orang melakukan perjalanan jauh saat mudik lebaran tanpa beristirahat, hal itu tentu mempengaruhi kondisi pengendara seperti badan lelah, konsentrasi berkurang dan mengantuk. Untuk itu sebaiknya apabila melakukan perjalanan jauh sat mudik beristirahatlah setelah berkendara selama dua jam.

  1. Tidak Mengetahui Rute dan Kondisi Jalan Mudik

Pada umumnya saat mudik seperti ini banyak sekali jalur – jalur alternatif yang mungkin kurang kita kenali, selain itu juga kita mungkin tidak mengetahui kondisi jalan tersebut. Untuk itu selalu berhati – hatilah saat melintasi rute yang tidak kita ketahui kondisi jalannya dan selalu perhatikan petunjuk jalan seta jangan malu bertanya pada orang disekitar apabila kita merasa tersesat.

  1. Mengemudikan Kendaraan Yang Kurang Dikenal

Ini dialami pada para pengendara yang memiliki kendaraan baru atau memakai kendaraan yang tidak biasa mereka kendarai. Diperlukan adaptasi terlebih dahulu agar dapat menguasai dan mengendalikan kendaraan yang mereka kendarai. Sebaiknya kendarai dengan kecepatan awal rendah terlebih dahulu sampai kita merasa terbiasa dan bisa mengendalikan kendaraan sepenuhnya.

  1. Tidak Mengerti & Mematuhi Rambu Lalu Lintas

Banyak pengendara yang kurang memperhatikan atau tidak mengerti rambu – rambu lalu lintas yang mungkin akan membahayakan pengendara lain. Sebaiknya selalu berkonsentrasi saat berkendara dan selalu memperhatikan dengan seksama apabila ada rambu – rambu atau alat petunjuk jalan disekitar kita.

  1. Membawa Muatan Berlebih

Sudah menjadi kebisaan saat mudik mereka membawa banyak barang dan sampai melebihi batas muat kendaraan mereka. Itu sangat berbahaya karena dapat mengakibatkan kestabilan kendaraan mereka berkurang. Lebih baik saat mudik membawa barang seperlunya saja.

MENGATASI NGANTUK BERKENDARA DI SAAT PUASA

Berkendara mobil atau sepeda motor hari biasa dengan di bulan puasa tentunya ada sedikit perbedaan. Ketika puasa, yang banyak dialami oleh pengendara adalah mengantuk, karena jam tidurnya tidak seperti hari biasa.

Nah, bagi Anda yang sering merasa mengantuk saat berkendara mobil atau sepeda motor ada baiknya mengikuti tips ini:

1. Jam tidur harus ditambah

Saat bulan puasa sudah pasti jam tidur Anda berkurang karena harus bangun sahur. Meski begitu, Anda masih bisa menambah jam tidur agar tidak mengantuk saat beraktivitas, terutama saat berkendara mobil atau sepeda motor.

Lalu bagaimana cara menambah jam tidur tersebut? Misalnya, hari biasa Anda tidur jam 21:00 atau jam 22:00, nah ketika bulan puasa Anda harus tidur lebih cepat dari hari biasa karena saat dini harinya Anda harus bangun untuk sahur.

2. Jika sudah mengantuk pinggirkan kendaraan Anda

Saat bulan puasa seperti ini sudah pasti banyak pengendara mobil atau motor yang mengantuk. Nah, saat Anda mengantuk jangan memaksakan diri untuk terus berkendara.

Ada baiknya ketika Anda sudah mulai mengantuk saat berkendara pinggirkan kendaraan dan beristirahatlah. Misalnya, ditengah jalan menuju kantor Anda mengantuk, lebih baik Anda berhenti dan tidur 10 sampai 15 menit.

“Saat Anda mengengantuk itu konsentrasi berkendara jadi menurun. Yang harus dilakukan adalah tidur, meski sebentar itu sudah membantu karena mengantuk itu tidak bisa disembuhkan oleh 1 zat apapun selain kita harus tidur,”

Baik pengendara mobil atau motor ketika Anda mengantuk ada baiknya beristirahat sebentar. Untuk pengguna motor cari tempat senyaman dan seaman mungkin untuk Anda beristirahat.

3. Jam istirahat digunakan untuk tidur

Jika sudah mengantuk saat berkendara, solusinya adalah Anda harus tidur maupun sebentar. Pergunakanlah waktu sebaik-baiknya untuk tidur, karena itu bisa membantu Anda menjaga konsentrasi ketika berkendara.

“Kalau puasa di istirahat jam makan siang kan tidak mungkin makan dan minum, setelah beribadah ada baiknya tidur meski sebentar. Jika sudah tidak mengantuk, Anda akan menjadi lebih produktif dan berkonsentrasi saat berkendara.

marhaban ya ramadhan

gambar website

JALAN LINGKAR

imagesJalan lingkar adalah jalan yang melingkari pusat kota, yang berfungsi untuk mengalihkan sebagai arus lalu lintas terusan dari pusat kota. Biasanya merupakan bagian jaringan jalan dengan pola radial membentuk ring radial. Semakin besar kota semakin banyak ring digunakan.

PENTINGNYA KEAMANAN SAAT BERKENDARA

KERETA MINI DILARANG BEROPERASI

Sejumlah pemilik kereta mini atau sepur mini dibuat gelisah. sebab,muncul informasi sepur mini bakal dilarang beroperasi karena melanggar undang -undang lalu lintas No.22tahun2009.  Menurut dara paguyuban seput mini Lamongan ada sekitar 90 pemilik sepur mini yang telah bergabung dengan paguyuban.

TINGKAT PELAYANAN KAPASITAS JALAN

Tingkat pelayanan berdasarkan KM 14 Tahun 2006 tentang Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Di Jalan diklasifikasikan atas:

Tingkat pelayanan A

dengan kondisi:

  1. arus bebas dengan volume lalu lintas rendah dan kecepatan tinggi;
  2. kepadatan lalu lintas sangat rendah dengan kecepatan yang dapat dikendalikan oleh pengemudi berdasarkan batasan kecepatan maksimum/minimum dan kondisi fisik jalan;
  3. pengemudi dapat mempertahankan kecepatan yang diinginkannya tanpa atau dengan sedikit tundaan.

Tingkat pelayanan B

dengan kondisi:

  1. arus stabil dengan volume lalu lintas sedang dan kecepatan mulai dibatasi oleh kondisi lalu lintas;
  2. kepadatan lalu lintas rendah hambatan internal lalu lintas belum memengaruhi kecepatan;
  3. pengemudi masih punya cukup kebebasan untuk memilih kecepatannya dan lajur jalan yang digunakan.

Tingkat pelayanan C

dengan kondisi:

  1. arus stabil tetapi kecepatan dan pergerakan kendaraan dikendalikan oleh volume lalu lintas yang lebih tinggi;
  2. kepadatan lalu lintas sedang karena hambatan internal lalu lintas meningkat;
  3. pengemudi memiliki keterbatasan untuk memilih kecepatan, pindah lajur atau mendahului.

Tingkat pelayanan D

dengan kondisi:

  1. arus mendekati tidak stabil dengan volume lalu lintas tinggi dan kecepatan masih ditolerir namun sangat terpengaruh oleh perubahan kondisi arus;
  2. kepadatan lalu lintas sedang namun fluktuasi volume lalu lintas dan hambatan temporer dapat menyebabkan penurunan kecepatan yang besar;
  3. pengemudi memiliki kebebasan yang sangat terbatas dalam menjalankan kendaraan, kenyamanan rendah, tetapi kondisi ini masih dapat ditolerir untuk waktu yang singkat.

Tingkat pelayanan E

dengan kondisi:

  1. arus lebih rendah daripada tingkat pelayanan D dengan volume lalu lintas mendekati kapasitas jalan dan kecepatan sangat rendah;
  2. kepadatan lalu lintas tinggi karena hambatan internal lalu lintas tinggi;
  3. pengemudi mulai merasakan kemacetan-kemacetan durasi pendek.

Tingkat pelayanan F

dengan kondisi:

  1. arus tertahan dan terjadi antrian kendaraan yang panjang;
  2. kepadatan lalu lintas sangat tinggi dan volume rendah serta terjadi kemacetan untuk durasi yang cukup lama;
  3. dalam keadaan antrian, kecepatan maupun volume turun sampai 0.

Rehabilitasi Halte Guna Menyongsong Lomba Wahana Tata Nugraha

DSCF3572 DSCF3577

Tempat perhentian bus atau halte bus atau shelter atau stopan bus (dari bahasa Inggrisnya bus stop) adalah tempat untuk menaikkan dan menurunkan penumpang bus, biasanya ditempatkan pada jaringan pelayanan angkutan bus. Di pusat kota ditempatkan pada jarak 300 sampai 500 m dan di pinggiran kota antara 500 sampai 1000 m. Semakin banyak penumpang yang naik turun di suatu tempat perhentian bus semakin besar dan semakin lengkap fasilitas yang disediakan. Untuk tempat perhentian yang kecil cukup dilengkapi dengan rambu lalu lintas saja, dan untuk perhentian yang besar bisa dilengkapi dengan atap dan tempat duduk, bahkan bila diperlukan dapat dilengkapi dengan kios kecil untuk menjual surat kabar, atau rokok. Guna memboyong supremasi di bidang perhubungan piala Wahana Tata Nugraha, Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan mulai melakukan pembenahan secara prioritas di fasilitas perhubungan salah satunya rehabilitasi Halte.

Rencana Tim Penilai WTN Ke LA Tgl 14 s/d 16 Juni 2014

piala wtn 2014Alhamdulillah atas dukungan dan partisipasi dari masyarakat beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan penilaian Wahan Tata Nugraha tahun 2014, Kabupaten lamongan secara sarana dan prasarana maupun pengguna jalan telah siap dilaksanakan penilaian oleh Tim dari Kementerian Perhubungan dan Kepolisian Republik Indonesia, semoga Kabupaten Lamongan mendapatkan yang terbaik, karena Kabupaten Lamongan telah siap menjadi yang terbaik. Rencana Kedatangan tim penilai Wahana Tata Nugraha di Kabupaten Lamongan pada tanggal 14 sampai dengan 16 Juni 2014. Adapun penilaian tersebut merupakan penilaian tahap ke 2 dan ke 3, sedangkan penilaian tahap ke 1 mengenai administrasi sudah lolos menjadi salah satu kabupaten yang terbaik.