KESENIAN TRADISIONAL MASIH SANGAT DIMINATI WARGA MASYARAKAT LAMONGAN

 

DSC_1690

         Minggu Ceria (MINCE), program mingguan Pemkab Lamongan untuk menceriakan Car-free day (hari bebas mobil/kendaraan bermotor) yang dipusatkan di Alun-alun kota Lamongan setiap minggu pagi semakin menarik minat masyarakat. Banyak acara diadakan seperti senam dan joget ceria.

       Setiap dua minggu sekali dalam acara MINCE tersebut disuguhi hiburan kesenian tradisional binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lamongan. Seperti pada Minggu, 8 Maret lalu, kesenian tradisional Kentrong Kendor (Kentrong yang di padu dengan jaranan Dor) juga ikut meramaikan acara ini. Pertunjukan kelompok seni pimpinan Bpk. Sumardi, S.Pd dari Kecamatan Tikung tersebut cukup berhasil menyedot perhatian masyarakat Lamongan. Terlihat banyak masyarakat yang datang menyaksikan hingga berjubel di sekitar pertunjukan diadakan. Ini membuktikan bahwa kesenian tradisional masih diminati masyarakat Lamongan.

SARASEHAN PAGUYUPAN SENI TRADISIONAL SE – KABUPATEN LAMONGAN

Sarasehan bulanan Paguyuban Seni Tradisonal Se-Kabupaten Lamongan hari Rabu tanggal 21 Januari 2015 sangat meriah sekali, dihadiri oleh kurang lebih 100 orang dari 30 kelompok Seni Tradisonal.

 

Pada acara tersebut disampaikan oleh Bapak Eko Priyono,  SH, MM   selaku kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lamongan bahwa 30 kelompok seni tersebut mendapatkan dana hibah/bantuan sebesar Rp. 150.000.000, (seratus lima puluh juta rupiah) dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lamongan tahun Anggaran 2015. Pada acara tersebut hadir pula Inspektur Kabupaten Lamongan, Bapak Drs. Agus Suyanto, MM. Selaku pembina Seni Tradisional di Kabupaten Lamongan.

Dalam acara tersebut disajikan OM. GNB ( Gatra Nada Budaya ) yang merupakan binaan Bapak Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lamongan dan dihadiri oleh Para Waranggono serta Seniman Seni Tradisional Sekabupaten Lamongan.

SOSIALISASI SADAR LESTARI 2014

Kegiatan sosialisasi sadar lestari yang di selengarakan oleh dinas kebudayaan dan pariwisata provinsi jawa timur pada tanggal 17 desember 2014 di area parkir makam sunan drajat kabupaten lamongan, sosialisasi ini di ikuti oleh pegawai dinas kebudayan dan pariwisata kabupaten lamongan, tokoh masyarakat di lingkungan makam sunan drajat dan segenap undagan budayawan dari kabupaten lamongan. Sosialisasi ini di hadiri oleh Dua nara sumber yaitu bapak Edi Iriyanto selaku kepala musium empu tantular Provinsi Jatim, dan Bapak Eko Priyono selaku kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk prilaku sadar melestarikan benda, bangunan, matrial, agama, kebudayaan, teknologi dan lingkungan cagar budaya sehingga kekayaan cagar budaya yang saat ini ada di kabupaten Lamongan dapat dinikmati dalam jangka waktu yang lama.