Mungkin anda merasa takut ketika berada di tempat yang tinggi? Atau rasa takut terhadap badut? Atau tempat yang penuh sesak dengan manusia? Beberapa di antara Anda pasti ada yang mengalami ketakutan yang berlebihan yang disebut dengan fobia. Istilah fobia dapat diartikan sebagai rasa takut yang berlebihan dan tidak wajar terhadap suatu benda, situasi, atau kejadian tertentu, yang ditandai dengan keinginan untuk selalu menghindari sesuatu yang ditakuti itu. Perbedaan fobia dengan rasa takut biasa adalah sesuatu yang ditakuti oleh penderita fobia biasanya bukanlah obyek yang menakutkan bagi sebagian besar orang normal. Sehingga bagi sebagian orang, perasaan takut seorang pengidap fobia sulit dimengerti. Selengkapnya »

Seperti di tahun tahun sebelumnya, tahun 2015 Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan melaksanakan Penilaian Kinerja Puskesmas. Kegiatan ini merupakan upaya untuk melakukan penilaian hasil kerja/ prestasi Puskesmas. Selengkapnya »

Mungkin sepuluh tahun lalu, tidak ada yang akan mengira bahwa internet akan sangat mudah diakses oleh siapa saja, termasuk anak anak. Namun sekarang, berkat koneksi yang murah dan jaringan yang sudah menyebar kemana mana, internet sudah menjadi bagian integral dari keluarga, dan anak anak, adalah pemakai yang paling setia, entah itu untuk bermain game, chatting, browsing, ataupun mengakses media sosial (facebook, twitter, instagram, dll). Selengkapnya »

Guna meningkatkan peran kader pos pelayanan terpad (posyandu) dalam pelayanan kesehatan masyarakt, Dineas Kesehatan Propinsi Jawa Timur mengadakan Jambore Kader Taman Posyandu Propinsi Jawa Timur 2015. Sedikitnya 215 peserta mengikuti kegiatan yang berlangsung pada 19-22 Mei 2015 di Latkermas Murnajati, Lawang, Kabupaten Malang. Selengkapnya »

Pada tanggal 3 Juni 2015, bertempat di Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, diadakan acara pelepasan peserta Program Internsip Dokter Indonesia Angkatan ke-3, mereka terdiri dari 15 orang dokter dengan didampingi Wakil Direktur Rumah Sakit dr. Soegiri, 3 orang dokter pendamping, dan ketua Ikatan Dokter Indonesia. Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia. Selengkapnya »

 

Menyusui Sambil Berpuasa, Adakah Pengaruhnya Terhadap Kualitas ASI?

ibu menyusui

ilustrasi

Bagi ibu menyusui, berpuasa di bulan Ramadan sebenarnya tidak masalah. Namun ada beberapa hal yang menjadi kekhawatiran ibu menyusui saat berpuasa salah satunya adalah produksi air susu ibu (ASI).

Saat berpuasa biasanya ibu menyusui khawatir produksi ASI akan menurun akibat waktu makan ibu yang berkurang. Menanggapi hal tersebut, dr Utami Roesli, SpA, IBCLC, FABM, dari RS St Carolus Jakarta mengatakan bahwa berpuasa tidak akan berpengaruh pada ASI.

“Puasa tidak memengaruhi kualitas dan kuantitas ASI. Kualitas dan kuantitas ASI dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi oleh sang ibu. Maka dari itu makanan yang dimakan oleh ibu menyusui harus memiliki gizi yang cukup,” kata dr Utami seperti ditulis pada Kamis (10/7/2014).

Orang Indonesia Kurang Makan Sayuran

0959164shutterstock-252112606780x390

Ilustrasi

Konsumsi sayuran masyarakat Indonesia ternyata masih sangat rendah. Berdasarkan survei Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan 2014 lalu dan diolah datanya tahun 2015 ini, konsumsi sayuran masyarakat Indonesia hanya 91 gram (g) per hari per orang.
Jumlah ini dua kali lipat lebih rendah dari konsumsi sayuran masyarakat Thailand dan Filipina. Bahkan berbeda jauh jika dibanding kosumsi masyarakat Singapura yang sebesar 518 g.

Pelepasan dan Penerimaan Dokter Internsip Angkatan ke-3 dan ke-6

Pelepasan angkatan 3 (3)Pada tanggal 3 Juni 2015, bertempat di Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, diadakan acara pelepasan peserta Program Internsip Dokter Indonesia Angkatan ke-3, mereka terdiri dari 15 orang dokter dengan didampingi Wakil Direktur Rumah Sakit dr. Soegiri, 3 orang dokter pendamping, dan ketua Ikatan Dokter Indonesia. Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemahiran dan pemandirian dalam melaksanakan praktik kedokteran maka diperlukan proses pelatihan keprofesian pra-registrasi. Proses ini dikenal di berbagai negara sebagai program internship atau housemanship.

Internsip adalah Proses pemantapan mutu profesi dokter untuk menerapkan kompetensi yang diperoleh selama pendidikan, secara terintegrasi, komprehensif, mandiri serta menggunakan pendekatan kedokteran keluarga dalam rangka pemahiran dan penyelarasan antara hasil pendidikan dengan praktik di lapangan.

JAMBORE KADER POSYANDU LAMONGAN 2015

20150616_094158

Penghargaan: Bupati Fadeli memberikan Penghargaan kepada Kader Posyandu

Jambore Kader Posyandu di Kabupaten Lamongan telah dilaksanakan dengan meriah. Puncak acaranya dilaksanakan pada Selasa, 16 Juni 2015 di alun-alun Lamongan. Acara yang dihadiri Bupati Lamongan, seluruh kepala SKPD, Camat dan Kepala Puskesmas ini juga mengundang 8.675 kader posyandu se-Kabupaten Lamongan.
Kegiatan ini untuk memberi semangat bagi kader posyandu di Lamongan yang mengalami peningkatan kuwalitas layanannya secara terintegrasi melalui taman posyandu kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, drg. Fida Nuraida, M.Kes.