Sejarah Atletik DI Indonesia dan Perkembangannya

Posted by on January 13th, 2016  •  0 Comments  • 

images

DISPORA – Awal sejarah Atletik di Indonesia dimulai tahun 1930-an, saat itu Pemerintah Hindia Belanda mempelajari Atletik sebagai mata pelajaran di sekolah. Dalam masyarakat saat itu cabang olahraga ini belum begitu terkenal, karena hanya dikenal di lingkungan pendidikan saja. Meski demikian, masyarakat akhirnya mengenal sifat dan manfaat Atletik ini dan semakin bertambah peminantnya. 

Oleh kalangan orang Belanda dulu telah dibentuk sebuah organisasi, yang akan menangani penyelenggaraan pertandingan-pertandingan Atletik dengan nama Nederlands Indische Athletiek Unie (NIAU). Di Medan pada tahun 1930-an juga sudah berdiri sebuah organisasi yang dinamakan Sumatera Athletiek Bond (SAB), yang melaksanakan lomba Atletik antar sekolah Mulo, HBS dan perguruan-perguruan swasta. Perkembangan sejarah atletik di Pulau Jawa dimulai dengan dibentuknya organisasi-organisasi Atletik seperti ISSV Hellas dan IAC di Jakarta, PAS di Surabaya dan ABA di Surakarta.
Setelah mengetahui sejarah atletik diperoleh kesimpulan bahwa Atletik di Indonesia masih berumur begitu muda. Akan tetapi berkat perananan NIAU pada jaman Belanda telah tampil para bintang Atletik Indonesia yang sangat handal, seperti Effendi Saleh, Tomasoa, Mochtar Saleh, M. Murbambang, Harun Al Rasyid, Mohd. Abdulah dan F.G.E. Rorimpandey. Yang mencapai mencapai loncatan setinggi 1,86 m, Harun Al Rasyid berhasil mempunyai prestasi yang membanggakan, sedang Nur Bambang dengan kecepatan 10.8 detik dalam lari 100 m mengukir prestasi terbaik di Indonesia.
 
Baik hasil yang telah dicapai oleh Harun Al Rasyid maupun hasil Nurbambang baru belasan dan puluhan tahun dapat diperbaiki oleh atlet-atlet Indonesia. Selama dijajah bangsa Jepang kegiatan cabang olahraga Atletik mengalami hambatan. Dengan terbentuknya Persatuan Olahraga Republik Indonesia (PORI) pada tahun 1946, bagian Atletik dalam PORI segera membangkitkan kembali kegiatan cabang olahraga menuju kemajuan bangsa Indonesia yang baru merdeka.
 
Usaha nyata dimulai dengan terbentuknya Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) pada tanggal 3 September 1950 di Semarang. Kegiatan awal-awal tercatat pada akhir tahun 1950 juga dengan melaksanakan perlombaan Atletik di Bandung. Perlombaan tersebut sekaligus ditujukan sebagai persiapan atlet-atlet Indonesia menghadapi Asian Games serie Perdana tahun 1951 di New Delhi, India. Organisasi Induk PASI telah diterima sebagai anggota Atletik Internasional (IAAF).

Sumber Artikel : http://www.info-asik.com/2013/12/sejarah-atletik.html#ixzz3xCXtJlbr

Comments are closed.